Jika sedang menengok spesifikasi media penyimpanan sebuah laptop, tentu kita sering kali menemukan istilah HDD dan SSD. Sebenarnya apa itu SSD? Kemudian apa perbedaan HDD dan SSD? Berikut Penjelasannya…
A.HDD
a.Pengertian HDD
Apa itu Hard Disk? Hard Disk Drive (HDD) adalah perangkat keras atau hardware yang berguna sebagai media penyimpanan data komputer. Perangkat ini akan menampung beragam data baik itu dokumen, gambar, video, data sistem, aplikasi dan OS. Hard Disk memang selalu berhubungan dengan penyimpanan data. Hard Disk Drive (HDD) lebih biasa disebut hard disk merupakan perangkat yang bersifat non-volatile memory artinya data yang tersimpan tidak akan hilang meskipun komputer dimatikan.
Secara umum, ada 3 fungsi hard disk dalam kebutuhan sehari-hari, beberapa di antaranya adalah:
1. Penyimpanan data pengguna
Fungsi hard disk seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa hard disk dianggap sebagai alat penyimpanan data pengguna. Berbagai macam file yang dapat disimpan dimulai dari .mp3, .pdf, .mp4, .doc, .rar dan masih banyak lagi. Selain itu hard disk juga menjadi pusat penyimpanan hiburan berupa lagu, film, dan video.
2. Sebagai back-up data
Selain digunakan untuk menyimpan data, hard disk juga bisa digunakan sebagai back-up atau cadangan data yang dimiliki oleh seseorang.
3. Tempat menyimpan data dari OS dan software
Fungsi terakhir hard disk adalah sebagai OS (operating system). OS yang biasanya digunakan dalam PC atau komputer adalah dari Windows. OS dari Windows atau dari OS lain tidak akan bisa bekerja sebagaimana mestinya bila tidak didukung oleh kehadiran hard disk. Itulah mengapa kehadiran hard disk begitu penting untuk digunakan.
b.Jenis Hard Disk Drive (HDD)
1.Hard Disk SATA (Serial Advanced Technology Attachment) – Merupakan hard disk yang memiliki bentuk yang ramping dibandingkan dengan hard disk lainnya. Hard disk ini mulai dipasarkan pertama kali pada tahun 2002.
2.Hard Disk ATA (Advanced Technology Attachment) – Hard disk ini adalah hard disk yang menggunakan 16 bit paralel dengan penambahan kecepatan transfer, diciptakan pertama kali pada tahun 1986.
3.Hard Disk SCSI (Small Computer System Interface) – Hard disk ini merupakan jenis yang cukup modern dan kompatibel dengan hampir seluruh perangkat.
4.Disk IDE (Integrated Drive Electronics) – Hard disk yang merupakan standar interface antara bus data motherboard dengan disk storage.
c.Komponen Hard Disk
Hard Disk Drive memiliki beberapa komponen guna mendukung kinerja di dalam komputer. Di antaranya adalah sebagai berikut:
1. Platters (cakram magnetik)
2. Spindle
3. Read-Write Arm
4. Aktuator
5. Enclosure
d.Cara kerja hard disk
Hard disk memiliki komponen Platter dengan material magnetik yang terbagi atas jutaan area, dari area Platter inilah akan menyatukan informasi dengan menyimpan data dalam gaya magnet agar tetap safety walaupun komputer mati. Platter tidak langsung membaca data yang diproses oleh hard disk. Platter akan menyusun data terlebih dahulu menyerupai pola. Tahap ini akan tersusun bit data dengan konsentris dan membentuk melingkar atau disebut track. Track akan terbagi lagi menjadi area kecil yang disebut sector, yaitu bagian yang menyimpan denah keseluruhan informasi.
B.SSD
a.Pengertian SSD
SSD atau Solid State Drive adalah generasi baru perangkat penyimpanan data dan kini menjadi pengganti hardisk (atau disebut juga HHD). SSD diketahui mengadopsi serangkaian IC sebagai tempat penyimpanan data. Perangkat SSD menggunakan memori flash dan berguna sebagai penyimpanan pendamping atau sekunder selain Hard disk. Secara umum, SSD merupakan penyimpanan generasi baru yang digunakan untuk PC maupun Laptop.
Seperti yang disebutkan di atas, SSD menjadi perangkat penyimpanan data pengganti hardisk. Secara lebih detail, berikut beberapa fungsi SSD pada perangkat PC:
1. Meningkatkan performa PC dalam mengakses data karena telah didukung dengan kemampuan baca, tulis dan memelihara data dengan cepat.
2. Meningkatkan performa PC ketika pertama kali dinyalakan (lebih cepat).
3. Mempercepat proses loading pertama kali saat membuka software/program yang terpasang di SSD.
b.Jenis-jenis SSD
1. SSD SATA
SSD SATA adalah SSD yang paling awal muncul di publik, dimana SSD ini memiliki kemampuan interface SATA yang sama dengan Hard Disk. Sehingga untuk mengganti Hard Disk dengan SSD anda tidak memerlukan konektor lainnya. Karena sudah cukup tinggal mengganti saja.
2. SSD mSATA
Jenis SSD berikutnya adalah mSATA yang merupakan SSD dengan spesifikasi mSATA atau mini-SATA, yang berbeda dengan MicroSATA. Dimana tipe ini hanya seukuran kartu nama saja dengan mengadopsi form factor dan konektor PCI Express Mini. Serta kecepatan membaca dan/atau tulisnya sama dengan SSD SATA.
3. SSD M.2 SATA
Jenis selanjutnya adalah SSD M.2 SATA yang merupakan form factor. Dimana tipe ini merupakan Next Generation Form Factor (NGFF) yang dibuat untuk menggantikan interface mSATA. Selain itu tipe ini mempunyai kecepatan transfer yang sama dengan SSD SATA yaitu 6 Gbps.
4. SSD M.2 NVME
Jenis SSD keempat adalah SSD M.2 NVMe. Dimana SSD ini mirip dengan SSD M.2 SATA, terutama dalam hal bentuk. Tetapi SSD ini memakai standar bus PCle, sehingga mempunyai kemampuan yang jauh lebih lebih besar dibandingkan SSD M.2 SATA.
5. SSD PCIe NVME
Jenis SSD terakhir adalah SSD PCIe NVME Add-in Cards, yang mempunyai PCle Gen 3.0 dengan kemampuan transfer data mencapai 2500 MB/s.
c.Komponen dalam SSD
Dalam buku Pengenalan Teknologi Informasi oleh Muhammad Ridwan Lubis, dkk., SSD berisi komponen sebagai berikut:
1. Pengontrol
Komponen ini berfungsi menyediakan fitur antarmuka tingkat perangkat SSD dan mengeksekusi firmware. Firmware merupakan perangkat lunak terprogram yang terdapat di perangkat keras.
2. Addressing
Komponen ini merupakan logika yang bertugas menjalankan fungsi pemilihan di seluruh komponen memori flash.
3. Data buffer/cache
Komponen ini merupakan RAM berkecepatan tinggi. Biasanya digunakan untuk mencocokkan kecepatan dan meningkatkan throughput data.
4. Koreksi kesalahan
Komponen ini berupa logika yang mendeteksi sekaligus mengoreksi terjadinya kesalahan.
5. Memori flash
Komponen memori flash berupa individual chip flash/NAND.
d.Bagaimana Cara Kerja SSD
Solid state drive menggunakan tipe memori yang disebut flash memory, yang mirip seperti yang terdapat pada RAM. Bedanya, jika RAM akan menghapus seluruh data ketika komputer dimatikan, maka SSD akan tetap menyimpan data tersebut walaupun komputer tersebut sudah dimatikan. SSD memiliki cara kerja yang berbeda, SSD akan menggunakan chip memori sederhana yaitu memory flash NAND, tidak memiliki bagian yang bergerak sehingga waktu aksesnya instan dan diukur dalam nano detik. Chip memori pada SSD memiliki bandingan yang sama dengan RAM. Setiap grid atau blok dari SSD dapat menyimpan antara 256 KB dan 4MB.
C.Perbedaan SSD dan HDD
HDD dan SSD hingga saat ini banyak sekali berseliweran di pasaran, mulai dari toko online ataupun toko offline. Walaupun sudah ada teknologi SSD, HDD memang masih akan laku keras di pasaran. Tidak sedikit orang yang ingin menyimpan data di HDD karena menawarkan kapasitas yang besar.Masuk ke dalam pembahasan yaitu apa Kelebihan dan Kekurangan SSD atau HDD:
1.SSD
- KELEBIHAN SSD:
- Performa Lebih Cepat
- Tidak Menimbulkan Bunyi
- Lebih Hemat Energi
- Lebih Minim Kerusakan
- Waktu booting Lebih Cepat
- KEKURANGAN SSD
- Harga yang Lebih Mahal
- Kapasitas Keci
- Memiliki Batas Umur
- Siklus read and write
2.SSD
- KELEBIHAN HDD:
- Harga terjangkau
- Umur Lebih Panjang
- KEKURANGAN HDD:
- Bising Saat Penggunaan
- Mudah Rusak
Seperti yang kita ketahui, SSD ini secara dasarnya memang menjadi perangkat penyimpanan yang memang memiliki banyak kelebihan. Penggunaan dari SSD ini akan lebih berpengaruh di dalam kecepatan saat membaca aplikasi.
Itu tadi informasi yang dapat kami sampaikan kepada kalian para pembaca mengenai Kelebihan dan Kekurangan SSD atau HDD. Semoga informasi yang kami sampaikan dapat bermanfaat bagi kalian para pembaca.
Terima kasih sudah berkunjung!















Tidak ada komentar:
Posting Komentar